TanggungJawab Seorang Mahasiswa


MAHASISWA…
dari predikatnya aja udah menggambarkan seorang yang mampu berpikir secara cerdas dan intelek…

beberapa hari yang lalu, pada saat saya kuliah fisika dasar, bapak dosen mengingatkan kami (saya dan teman-teman) bahwa kuliah itu tidaklah murah. Beliau mengajak kami berpikir dan sedikit merenung tentang “effort” yang harus dikleuarkan untuk membiayai kuliah kami.
Beliau memprediksi bahwa biaya rata-rata seorang mahasiswa yang harus dibayar untuk biaya kuliahnya adalah 6 juta rupiah per semester (bahkan bisa jauh lebih besar dari itu).

Beberapa saat setelah kuliah, saya masih teringat dan mencoba meninjau kembali apa yang dikatakan oleh dosen saya tadi. Jika uang kuliah seorang mahasiswa adalah 6 juta rupiah per semester, maka jika diasumsikan waktu kuliah kita adalah 5 jam perhari, 5 hari seminggu (Senin-Jumat), 4 minggu satu bulan, dan 6 bulan per semester, maka total jam kuliah berdasarkan asumsi adalah 600 jam per semester.

Lalu jika dibandingkan dengan biaya kuliah sebesar 6 juta tersebut, berarti setiap jamnya kita harus ‘membayar’ sebesar 10.000 rupiah!!!dan itu berarti seharinya kita ‘menghabiskan’ 50.000 rupiah untuk kuliah…
hahaha…lebih mahal daripada nonton bioskop kali ya???=9

Pada kenyataannya, mahasiswa ITB (angkatan 2007) ‘hanya’ membayar bahkan kurang dari 50%-nya, yaitu 2.250.000 (belum termasuk biaya tambahan). Sedangkan sisanya, asumsikan saja sekitar 3 juta itu diSUBSIDI oleh uang negara. Lalu sebenarnya apa itu “UANG NEGARA” yang dimaksud??
Ya!!tidak salah lagi, uang negara itu adalah uang rakyat. Pajak yang ditanggung oleh rakyat, sebagiannya kita gunakan untuk kebutuhan pribadi kita kuliah di ITB.

Hwah, saya coba ambil kesimpulan deh:

1. Biaya kuliah tuh gak murah. Bakalan mubazir banget kalo pas kuliah kita gak bener2 cari ilmu, lebih parah lagi kalo tidur di kelas…apalagi kalo ampe BOLOS!!!!

2. Semua mahasiswa PTN sesungguhnya memiliki ‘hutang’ kepada masyarakat dan bangsa ini. Gimana engga??mereka sudah membayar biaya kuliah kita!!!padahal kenal aja belom tentu…Itu berarti secepatnya kita harus bisa berkontribusi untuk bangsa dan sebanyak-banyaknya masyarakat, untuk ‘membayar’ hutang-hutang kita itu…
Jangan ampe deh kepikiran lulus cuma buat DIPEKERJAKAN sama perusahaan luar, apalagi yang ‘morotin’ bangsa ini…
emang sih duitnya banyak, cuma …*^&%$#@$#$^$#@$!$@!$ [sensored]… pokoknya jangan deh…

Terakhir, coba deh renungin, tingkat pendidikan di negeri ini kan masih rendah…
yang gak bisa mengenyam SD aja masih banyak…
yang berhasil masuk SD tapi gak berhasil lulus, juga banyak…
berarti yang berhasil masuk dan lulus SMP bakalan dikit banget…
dan itu berarti yang lulusan SMA juga lebih dikit daripada itu…

Kalo lulusan SMA aja udah sedikit banget, coba deh bayangin kira2 berapa persen dari masyarakat kita yang bisa ber-kuliah…???pasti dikit banget kan???
yang bisa kuliah di PTN???bakalan sangat sedikit sekali…
yang di PTN favorit???pastinya sangat sedikit sekali BANGET…(maaf, ini bukanlah tata bahasa Indonesia yang baik dan benar, hanya bertujuan untuk menekankan maksudnya saja…)

so, kalo kata pamannya spider-man:
“KEKUATAN BESAR MENDATANGKAN TANGGUNG JAWAB YANG BESAR”

Ayo bangkit MAHASISWA!!!
“For Better Tomorrow…For Better Civilization”

9 thoughts on “TanggungJawab Seorang Mahasiswa

  1. tanggung jawab ini-lah yang sesungguhnya membuat mahasiswa dihormati oleh masyarakat.

    ingat pada masa tragedi 98 dimana terjadi aksi di gedung MPR DPR?

    seluruh masyarakat mendukung para mahasiswa yang melakukan aksi.
    Hal ini (dukungan masyarakat) diberikan oleh masyarakat karena dipercaya sebagai aksi yag bertujuan mengubah keadaan negara menjadi lebih baik, rakyat percaya bahwa mahasiswa dikala itu sedang memperlihatkan balas budinya kepada mereka (rakyat)..

    tapi apakah hanya itu balas budi yang dilakukan?
    cukupkah?

    tanya pada diri sendiri,
    pada lubuk hati terdalam,
    juga pada logika…

    Bangkitlah Mahasiswa Indonesia!!!

  2. yg kayak gini nih yang jadi alesan temen2 kita yg kuliah di perguruan tinggi swasta. Mereka bilang, “gw kan gak utang sama siapa2..”

    Tapi lebih aneh lagi kalo anak itebe yg bilang kayak gtu kan?? Haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s