“Fitna” Reviews


(diambil dari salah satu milis)

Tadinya gw males ngomentarin film buatan politisi Belanda, Geert Wilders ini. Takut dianggap latah. Tapi, gara-gara keadaannya semakin seru, jadi tergoda juga untuk bikin review versi gw. Kenapa versi gw? Karena gw Islam, merasa terhina, tapi di lain pihak gw sadar bahwa ilmu Islam gw masih dangkal, dan gw gak punya pengalaman dalam mereview sesuatu. Jadi mohon maaf kalo review versi gw mungkin bikin orang ketawa. Well… Here it comes… “Fitna” Reviews by Ichanx…..

Film ini dimulai dengan gambar orang brewok dengan bom di kepalanya. Apakah itu Rasullullah Muhammad? Gw gak tau karena gw belum pernah ngeliat foto beliau. Sejauh pemahaman gw, sudah menjadi semacam kesepakatan umat Islam seluruh dunia untuk tidak menampilkan gambaran
fisik beliau. Yang jelas, gambar itu ama kartunis Denmark , Kurt Westergaard, diasumsikan sebagai nabi Muhammad.

Selanjutnya,


muncul Alqura’an surat 8 (Al Anfal, artinya Rampasan Perang) ayat 60 lengkap dengan pembacaannya dan arti singkat versi Wilders. Wilders mengangkat ayat ini untuk mendukung pendapatnya bahwa Islam mengizinkan perlakuan teroris. Bagi gw ini sangat lucu. Kenapa? Kalo Wilders jujur, harusnya dia juga nampilin ayat 61-nya. Untuk informasi, ayat-ayat sebelum ayat 60 ini berisi tentang pentingnya berperang melawan orang kafir yang melanggar perjanjian dengan Muslim (ayat 56-59). Selanjutnya di ayat 60, Allah memerintahkan bahwa dalam berperang Umat Islam harus mempersiapkan semua kemampuannya. Pada ayat 61, disinilah inti utamanya menurut gw. Artinya kurang lebih : “Dan jika mereka (orang kafir) condong kepada perdamaian, maka terimalah dan ber-Tawaqqal lah kepada Allah.”. See? Untuk membaca Alqur’an (termasuk juga baca Al kitab, ataupun kitab agama lainnya), kita jangan maen baca sepotong-sepotong. Artinya bisa berbeda jauh. Si Wilders emang sengaja motong ayat itu untuk bikin justifikasi bahwa Islam agama teroris. Dia menampikkan ayat selanjutnya yang malah menyuruh agar umat Islam lebih mengutamakan perdamaian.

Kemudian muncullah gambar kejadian penabrakan pesawat di WTC, dilanjutkan kejadian pengeboman stasiun kereta Atocha di Madrid dan stasiun London . Lengkap dengan video memilukan pas saat-saat
terjadinya tragedi. Lucunya, kok Wilders menganggap Islam (sebagai agama) yang bertanggung jawab? Setau gw, semua ulama muslim, baik dari Sunni ataupun syiah, mengutuk pengeboman-pengebom an seperti itu. Alasan agama yang dilakukan para teroris, tidak dibenarkan oleh mayoritas umat Islam. Beda halnya kalo lagi kondisi perang kayak di Irak atau Palestina. Sementar di WTC, atau di stasiun kereta Madrid , di London, atau di Bali, semuanya kan dalam kondisi damai. Ngapain juga di bom? So, para pelakunya menurut gw hanyalah orang-orang tolol yang baca ayat Al Qur’an hanya sepotong-sepotong dan merasa paling tau tentang Islam. Gak jauh beda ama si Wilders. Sesuai hukum matematika, jika p maka q, dan jika q maka r, maka p=r. Jika wilder ngambil ayat alqur’an sepotong, dan jika ayat alqur’an yang sepotong dijadiin landasan teroris buat ngebom, maka WILDERS = TERORIS. Make sense? hehe.

Beberapa khutbah yang berisi provokasi untuk mengobarkan semangat perang ditampilkan Wilders. Sayangnya, dia gak ngasih tau dimana khutbah itu, siapa yang khutbah, dll. Kalo gw ulama, dan Indonesia diserang ama Belanda, gw pasti bakal ceramah yang isinya untuk memompa semangat para pemuda untuk berperang melawan Belanda. Sama dengan pidato dan ceramah si ulama yang ditampilkan Wilders. Ulama-ulama itu memompa semangat para pejuang Palestina untuk mempertahankan negrinya dari kaum kafir yahudi, mempertahankan Irak dari penjajahan Amerika, membakar semangat rakyat Iran untuk tetep pede dari ancaman serangan Yahudi-Amerika dsb. Logis kan ? Lain halnya kalo tiba-tiba ada ulama di Indonesia nyuruh kita untuk menyerang semua bule di Indonesia . Ulama itu bisa dipastikan ulama keblinger alias cacat otak.

Lalu korban-korban akibat bom para teroris yang ngakunya muslim ditayangkan. Mengerikan. Para pengebom emang wajib dihukum mati. Tapi, Wilders lagi-lagi curang. Kenapa gak ada gambar anak Palestina yang dibunuh yahudi? Kenapa gak ada gambar remaja Bosnia ang dibantai ama tentara Serbia ? Kenapa gak ada muka-muka rakyat Irak yang menderita akibat “War for Oil”-nya Amerika?

Tayangan selanjutnya adalah Alqur’an surat 4 (Annisa) ayat 56 yang diartikan Wilders sebagai “Orang-orang yang gak percaya ayat-ayat kami, akan kami panggang dalam api. Saat kulit mereka terbakar hangus, akan kami ganti kulit baru. Itulah hukuman untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mulia dan Maha Bijaksana.”. Lagi-lagi dengan main potong ayat seenaknya, Si Kutil Wilders membuat seakan-akan ayat itu adalah suruhan buat umat Islam untuk menyiksa kaum non-Muslim. Silly Him! Ayat ini sesungguhnya berbunyi kurang lebih “Sesungguhnya orang yang kafir pada ayat Kami (Allah), akan Kami masukkan ke dalam neraka, dst.”. Lah, itu kan ancaman Tuhan buat orang kafir di neraka, alias setelah manusia mati. Dan ayat itu menerangkan hubungan manusia ama Tuhan, bukan manusia ama manusia. Sama aja dengan semua agama lain. Taruhan, semua agama pasti menyebut bahwa agama mereka paling bener. Dan semua agama pasti nyebutin kalo orang yang gak percaya ama agamanya, di akhirat kelak bakal disiksa di neraka. Bukan Islam doang kan ?

Kemudian potongan ayat berikutnya, yaitu Surat 47 (Muhammad) ayat 4.Dengan seenaknya Wilders mengartikannya sebagai “Maka bila kamubertemu orang kafir, pukullah lehernya dan kalo kamu udah bikinmereka bermandikan darah, tangkeplah mereka”. Setan! Seenaknya aja dia ngartiin ayat. Arti ayat itu sebenernya adalah “Bila kamu bertemu orang kafir (di medan perang), pukullah lehernya. Selanjutnya, bila kamu telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka dan setelah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti,….”. Namanya juga perang. Mo pukul leher kek, mo colok mata kek, mo apaan juga, intinya kan ini kondisi perang. Harap diperhatikan bawa di ayat ini, Islam mengajarkan untuk memperlakukan musuh yang tertawan sebagai layaknya orang terhormat. Gak boleh disiksa kayak orang Amerika nyiksa tawanan di Guantanamo . Jadi, darimana si Wilders bisa ngartiin ayat itu sebagai “Bermandikan darah”?

Lalu ada demo umat Islam. Gak tau ya, gw sih ngerasa wajar kalo umat Islam marah kalo Tuhannya dihina. Atau nabinya dibikin karikatur. Wajar banget kalo Ayatullah Khomeini dari Iran dulu sempet ngeluarin ancaman mati buat Salman Rusdie karena ngehina Islam di bukunya “Satanic Verses”. Atau kejadian sekarang, gambar di media massa Denmark , serta mungkin film ini. Tanpa mengurangi rasa hormat pada rekan-rekan yang beragama lain, mohon maaf bahwa dalam Islam penggambaran secara fisik Allah atau Muhammad adalah suatu pelecehan. Apalagi kalo penghinaan terang-terangan.

Masih berlanjut. Tayangan selanjutnya dalah proses pemenggalan tawanan oleh kelompok teroris yang ngakunya Islam. Bullshit! Ini bukan Islam! Mana ada ajaran Islam kayak gini? Semua umat Islam udah
sepakat bahwa kelakuan biadab teroris yang ngebom WTC, ngebom Madrid, ngebunuh wartawan atau rakyat sipil gak berdosa, atau perbuatan Amrozy dkk di Indonesia adalah perbuatan terkutuk. Contohlah Iran yang memperlakukan tawanan tentara Inggris beberapa waktu lalu dengan begitu terhormat. Mereka bahkan bisa nonton sepakbola Liga Inggris selama ditawan. Padahal mereka ditawan karena kapal mereka seenaknya masuk ke zona perairan Iran , yang seharusnya bisa jadi pemicu perang.
Dalam Islam dilarang menyiksa orang yang menyerah, bahkan musuh paling jahat sekalipun. Enak aja si Wilders nganggap para penjahat itu melakukan perintah AlQur’an.

Ayat berikutnya adalah Surat 4 (Annisa) ayat 89. Disini Wilders menganggap bahwa umat Islam dilarang untuk berteman dengan orang yang beda keyakinan bahkan disuruh ngebunuh. Sekali lagi, kesimpulan
Wilders maen potong ayat seenaknya. Ayat itu (panjang euy) sebenerna nerangin tentang perpecahan umat Islam di Medinah, yang mana sekelompok orang munafik menghianati kaum Muslimin. Karena
penghianatan mereka, Allah memerintahkan kaum Muslimin untuk tidak berteman, apalagi berlindung, pada orang-orang munafik. Yang disuruh dibunuh itu adalah orang munafik yang menghianati perjuangan di Madinah, bukan orang non-muslim yang lagi ngopi di kafe atau lagi nunggu kereta di stasiun. Konteks ayat ini sangat gak berhubungan dengan kesimpulan si Wilders. Di dunia nyata, kalo dalam perang ada penghianat, pasti si penghianat itu diperlakukan sebagai musuh kan ?
Terus lagi ada kelompok Islam Albania yang nyerang Gereja Katolik Orthodox di Serbia. Well, sekali lagi, itu dalam kondisi perang. Kok gak ditampilin saat-saat Mesjid disana dihancurin? Bener-bener
pemberitaan sepihak!

Lalu ada lagi yang lucu. Pernyataan seorang pemuda dan ceramahseorang ulama yang bilang “Islam lebih baik (superior) dari Kristen, Yahudi, Budha, Hindu.”. Hehe. Wake up, Wilders! Itu kan ceramah
intern di mesjid. Semua agama, pasti begitu. Mungkin gak seorang Pastor di Gereja bilang “Katolik dan Islam sama aja…” atau seorang Biksu bilang “Nanti di akherat, semua agama baik Budha, Islam,
Kristen, dll akan masuk surga bareng-bareng. .”?. See, setiap agama pasti merasa agamanya bener kan ? Masalahnya disini, hal itu adalah hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sementara kalo hubungan antar manusia, ya gak ada masalah kalo Islam sobatan ama Kristen, atau Hindu maen bola bareng Yahudi, dll.

Ayat berikutnya adalah potongan Surat 8 (Al Anfal) ayat 39. Wilders mengartikan “Perangi mereka ampe gak ada perselisihan, dan semuanya beragama Allah (Islam).”. Ih, ni orang sok tau banget deh. Ayat ini,
dari ayat 30 sampe 40 menceritakan tentang perbuatan kaum kafir Quraisy pimpinan Abu Sofyan yang memerangi orang Islam, menghalangi umat Islam beribadah ke Masjidil Haram, dll. Maka Allah nyuruh umat Islam memerangi mereka, sampe habis (gak ada lagi fitnah), dan agama Allah tegak di sana . Kasus ini khusus dalam rangka pembebasan Masjidil Haram dari orang kafir Quraisy. Udah kan ? Masjidil Haram (di Mekah) adalah tempat suci umat Islam. Bukan berarti semua non-Muslim di belahan dunia lain harus dibunuh atau harus dipaksa masuk Islam. “Untukmu agamamu, untukku agamaku” dibilang di Surat Alkafirun. Btw, kalo Israel ngelarang orang Islam beribadah di Masjidil Aqsa (tempat suci kedua umat Islam), maka? Ayo Hamas!! Semangat!!! Hehe…

Selanjutnya kembali ke pernyataan-pernyata an standar ulama dan Ahmadinejad (presiden Iran ) yang bilang tentang keutamaan Islam. As I wrote before, semua agama ngerasa agamanya paling bener kan ? Pliss deh, Wilders….

Next, Wilders menunjukkan ketidaksukaannya pada kebangkitan umat Islam di Belanda dan Eropa pada umumnya. Mulai dari jumlah yang semakin banyak, dan perizinan simbol2 keislaman (misalnya jilbab) di
beberapa negara. Kemudian, ada wawancara dengan pemuda muslim yang bilang “gw bakal bunuh nyokap atau kakak gw kalo mereka ngelakuin sex bebas.”. Well, dengan berat hati… Berzina dalam Islam adalah salah satu dosa besar. Apalagi kalo dilakukan orang yang udah menikah, maka hukumannya dirajam ampe mati. Gw emang gak sepakat ama pendapat pemuda ini, karena kita hidup bukan di negara yang memberlakukan hukum Islam. Tapi gw ngehormatin pendapat dia, karena emang sesungguhnya aturan mengenai hal itu udah jelas diterangkan Allah di beberapa ayat AlQur’an dan diperkuat beberapa hadist shahih…. (ayo itu yang koleksi film pornonya banyak, segera bertobat! Hehe). Ada juga ulama yang bilang bahwa “sex bebas dan homoseksual yang banyak terjadi di Belanda, menurut Islam adalah sebuah tindakan kriminal.”.
So what? Tanya ke semua pemuka agama manapun. Ada gak agama yang ngizinin sex bebas dan homoseksual? Masih berlanjut dengan pernyataan ulama yang menolak konsep politik dunia yang berlandaskan liberalisme, demokrasi, sosialisme, dan semua yang berasal dari pola pikir manusia. Well, setau gw Islam emang enggak mengenal hal-hal seperti itu. Gw lebih ngeliat kalo Islam punya konsep sendiri yang berdasarkan Al-Qur’an dan Al Hadist, yang bisa dibilang bukan demokrasi, tapi demokratis. (See the difference?) . Gak pure sosialis, tapi sosialis dengan batas-batas tertentu sesuai petunjuk Allah, dll. Tapi, sesuai kesepakatan mayoritas ulama di dunia, itu berlaku di negara yang sudah memberlakukan hukum Islam sepenuhnya (Setau gw baru Iran dan Sudan yang bener-bener pure, meskipun dengan mahzabnya masing-masing yang sedikit berbeda dengan Islam di Indonesia. Negara kayak Arab dan Mesir mah masih nanggung banget dan gak pantes disebut negara Islam). Untuk negara-negara yang relatif heterogen, kayak Indonesia misalnya, masih ada alasan logis untuk tidak memberlakukan hukum dan politik Islam sepenuhnya. Bagaimanapun, Islam adalah Agama Rahmatan Lil
Alamin. Gak mungkin umat Islam maksa seluruh dunia untuk mengikuti tatacara politik ala Islam.

Selanjutnya, dengan background musik menyayat hati, Wilders menampilkan pelaksanaan hukum Islam di beberapa daerah (mungkin di Iran , atau Afghanistan ) terhadap para pelaku homoseks dan pelaku sex bebas. Dia bilang “Akankah Belanda di masa depan kayak begini?”. Ya, mungkin aja kalo di Belanda mayoritas Islam, dan semua sepakat memberlakukan hukum Islam disana. Mungkinkah? Menurut gw kecil
banget. Wong, di negara mayoritas Islam kayak Indonesia aja gak ngelakuin hukuman ala Islam itu kok, apalagi di Belanda? Lalu, potongan koran tentang pembunuhan di Sudan , penolakan kaum muda
Maroko aka westernisasi dan homoseksual, serta another Al-Qaeda ultimatum. Ah, normal aja ah itu mah.

Penutup, Wilders bilang kalo ideologi Islam harus dihancurkan seperti komunisme dan nazi. Walah, ngajak ribut nih si kutu kupret. Gw yakin, mayoritas umat Kristen pun gak akan punya pikiran sepicik dia. So? Gw dukung hukuman mati buat Wilders!!! Yeaahhh….. Stone a… Stone!!!!!

Buset, capek nulisnya. Pasti elo pada gak baca seluruhnya kan ? Haha. gw aja ampe hampir 3 jam bikin postingan ini, lengkap dengan bantuan Al Qur’an versi Indonesia (2 biji) dan versi Inggris (di komputer),
plus buku Fiqh Sunnah-nya Sayyid Sabiq, plus googling nyari sumber berita. Intinya, mari kita bersenang-senang dan bersahabat dengan tetap menjunjung tinggi toleransi beragama. Pissss……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s