Surat untuk Sahabat #1


Kebersamaan dalam Dakwah

“Dan sabarkanlah dirimu untuk selalu bersama dengan orang-orang yang menyeru kepada Rabbnya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya. Dan janganlah kamu palingkan kedua matamu dari mereka karena mengharap perhiasan kehidupan dunia…” ( QS Al Kahfi: 28 )

Subhanallah… ayat di atas tidak lain merupakan perintah untuk tetap berada dalam barisan dakwah, dengan cara bersabar. Ayat lain dengan redaksi yang berbeda juga memerintahkan kita untuk berada dalam golongan yang mulia ini. “Maka ruku’ lah bersama dengan orang-orang yang ruku’”. Kebersamaan dalam barisan ini, akan membantu kita untuk terjaga. Disana terdapat budaya saling menasihati dalam kesabaran dan kebenaran, saling memotivasi dalam beramal, berlomba-lomba dalam melakukan amal kebaikan. Alhamdulillah, itulah kiranya yang perlu kita ucapkan, betapa rasa syukur ini begitu besar, karena Allah telah memberikannya pada kita. Suatu komunitas luar biasa yang mampu menjaga, mengingatkan, dan memotivasi.

Kebersamaan dalam ikatan aqidah akan mengikrarkan sebuah perjuangan untuk menegakkan aqidah itu. Rasa syukur yang begitu besar akan nikmat persaudaraan akan menimbulkan semangat jihad, berjuang menegakkan syariatnya, menyebarkan keindahan Islam di muka bumi. Terlebih lagi, kecintaan Allah telah menjadi janji yang memacu diri ini untuk selalu bersama dalam barisan.

Allah berfirman, “KecintaanKu wajib bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, bagi orang-orang yang duduk di majelis karena Aku, bagi orang-orang yang saling mengunjungi karena Aku, dan bagi orang-orang yang saling berbagi karena Aku.”


Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan tambahan bagi setiap kader dakwah dalam menjalankan perjuangannya. Inilah yang menopang kekuatan ruhiyah, hubungan dengan Allah sebagai pondasi kekuatan utama. Kebersamaan yang terukir telah menghilangkan bias impian, meneguhkan jejak langkah, dan memadatkan batu keistiqomahan. Kebersamaan yang menyandarkan kekuatannya kepada Dzat yang Maha Kuasa, Allah SWT.

“(Yaitu) orang-orang yang kepada mereka manusia mengatakan, ‘Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerangmu, karena itu takutlah kepada mereka!’ Maka perkataan itu menambah keimanan mereka, dan mereka mengatakan, ‘Cukuplah Allah menjadi Penolong dan Dialah sebaik-baik Pelindung!’” ( QS Ali Imran: 173 )

Kebersamaan ini meyakinkan hati. Mengoyak tabir ketidakmungkinan. Betapa dalam redaksi Al-Quran sejumlah pasukan mampu mengalahkan jumlah pasukan yang berlipat. Terbukti 100 pasukan Badr mengalahkan 300 kaum kafir Qurasiy. Mengapa? Karena kekuatan kebersamaan inilah, kekuatan amal jamai yang melipatgandakan semangat dan kekuatan seorang mukmin. Dengan indah Al-Quran mengabadikan sebuah pernyataan seorang pejuang Allah.

“…Dan orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata, ‘Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang lebih banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.” ( QS Al Baqarah: 249 )

Kebersamaan yang bermuara pada keyakinan pada Allah. Kekuatannya adalah tawakkal. Senjata terbesarnya adalah doa. Hambatan dan kesulitan yang menghadang hanyalah kerikil kecil yang pasti tidak akan mampu menyurutkan niat dan kesungguhan seorang mukmin. Maka kuatkanlah dirimu wahai sahabat, untuk tetap berada dalam jalan ini. Teguhkan kesabaranmu, dan pastikan jernihnya niat selalu menyertaimu.

“Dan berapa banyaknya para Nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu, dan tidak (pula) menyerah. Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” ( QS Ali Imran 146 )

4 thoughts on “Surat untuk Sahabat #1

  1. assalammu’alaikum
    cuy, buku gw kapan balikinnya, malah dimasukkin ke blog, ga rela gw, mhauahahahahhahaha
    gw lupa salah satu isinya kan bilang gak boleh ketawa yah??
    tuh ji, gara gara lo tuh gw jadi kekurangan ilmu.
    btw add link gw yak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s