tanya kenapa?


hmph,, bingung.. kenapa sih banyak mengeluh? kaya yang uda perfect aja.

hmph,, bingung.. kenapa sih banyak protes? kaya yang uda pinter aja.

aku berusaha kok. mencoba mendengar. merasa. menanggapi.

tapi kalo emang dianggap masih bayi, jangan tampar aku saat salah lah.. kaya gak punya nurani..

aku coba mengerti

aku coba pahami

tapi entah kenapa jadi ngerasa gak berarti.

tertekan lagi tertekan lagi. disalahkan lagi disalahkan lagi.

tapi aku masih mencoba mengerti.

ah, mungkin memang benar ini masalah hati. bukan masalah visi atau strategi.

 

kadang kita butuh cermin. untuk refleksikan diri. dan cobalah berempati.

4 thoughts on “tanya kenapa?

  1. ah, mungkin uda terlalu terkungkung,, padahal baru mulai lagi…

    mungkin ada baiknya,,
    rehat sejenak
    berpikir out of the box
    mencoba merasakan

    ilang dulu aaaahh…

  2. Jika itu malah strategi, ingatkah kita kalo Rasulullah punya strategi dalam politik? Walau semua sahabat punya andil yang sama, nggak ada satupun yang andilnya sama. Ada yang menjadi mata-mata, panglima perang, pencari ilmu, bahkan pembaca syair sekalipun…

    Jika itu masalah hati… Mari kita sama-sama serahkan kepada Sang Pembolak-balik Hati…

    “Yaa muqallibal quluub, tsabbits qalbi ‘alaa diinika wa thaa’atiq…”

  3. Ups… Salah ketik…
    Tertulis : “Walau semua sahabat punya andil yang sama, nggak ada satupun yang andilnya sama.”

    Harusnya : “Walau semua sahabat punya andil yang sama, nggak ada satupun yang tugasnya sama.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s