Narasi Besar di Zamrud Khatulistiwa (2)


Sebuah Epilog Kebangkitan

 

Bumi pertiwi ini terlalu indah, kawan…

Lihat, dan telusurilah…

Kau akan lelah membilang-bilang

 

Sampai kapanpun

tak akan pernah jemu kami kisahkan pada anak cucu kami …

karena tak perlu kami beritahu sedikit tentang utang yang belum dibayar

tak perlu kami sisipkan umpatan untuk aib petinggi negeri

karena kami pernah dikhianati dengan janji-janji

tak akan ada selentingan  tentang kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan

Kami hanya bercerita tentang zamrud di khatulistiwa

tempat melati mengakar lalu mekar dengan bangga

tempat anak-anak pribumi tersenyum lepas,

dan orangtua mereka lupa cara mengeluh pada petinggi

kami hanya beritahu betapa luar biasa bangsa ini

tentang harga diri yang kami junjung tinggi, dan tentang kejayaan demi kejayaan

Hingga nanti, anak cucu kami dengan bangga menceritakan lagi kisah ini,

Dan mewariskan kembali bumi pertiwi

 

Sungguh begitu indah, kawan…

Lihat, dan telusurilah…

Kau akan lelah membilang-bilang

Apalagi,

Selain kami ingin

agar ketika bangsa ini terbangun esok hari..

Ia sedang tidak lagi bermimpi…

3 thoughts on “Narasi Besar di Zamrud Khatulistiwa (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s