[GAMAIS 2010] Road to G-1


Menjadi seorang pemimpin adalah kepastian. Setiap orang pasti akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa-apa yang dipimpinnya, baik atas dirinya sendiri, keluarga, serta amanah-amanah lain yang diembankan kepadanya. Saya pribadi meyakini bahwa amanah merupakan tarbiyah dari Allah, merupakan salah satu tanda kecintaan Allah kepada hamba-hambaNya. Dalam suatu hadits disebutkan bahwa salah satu tanda kecintaan Allah kepada hambaNya adalah Allah memberikan cobaan kepada hambaNya tersebut, karena jika hamba itu ridho terhadap cobaan yang diembankan kepadanya, maka Allah pun akan ridho kepadanya.

Dalam hadist lain juga disebutkan bahwa besarnya cobaan akan sebanding dengan besarnya pahala. Oleh karena itu, semakin berat cobaan yang menimpa kita, jika kita mampu menjalaninya dengan sabar dan syukur, kita akan mendapatkan pahala yang besar pula. Itulah janji Allah kepada kita para hambaNya. Allah menciptakan surga bertingkat-tingkat, maka raihlah yang tertinggi, yang akan dapat kita raih dengan meningkatkan kapasitas kita dalam menjalani cobaan-cobaan yang dititipkan Allah pada kita.

Menjadi kepala GAMAIS sejujurnya sejak awal merupakan sesuatu yang sangat tidak saya harapkan. Saya menganggap menjadi Kepala GAMAIS merupakan beban yang sangat berat, dan saya khawatir tidak dapat menjalankannya dengan baik jika saya sampai diamanahkan posisi tersebut.

Namun kini saya mulai memahami bahwa kita hanya harus mempersiapkan diri kita sebaik mungkin agar dapat siap jika kita diamanahkan posisi tersebut. Sekali lagi, saya meyakini bahwa amanah adalah tarbiyah dari Allah, sebagai kesempatan untuk kita mampu menjadi lebih baik dan kesempatan bagi kita untuk dapat beramal dan berkarya lebih banyak di jalan dakwah. Menganggap diri kita tidak layak adalah tidak pantas karena Allah yang Maha Tahu keadaan kita, dan Allah pula yang memberikan kekuatanNya untuk kita.

Seluruh pengalaman dan kesan yang saya dapatkan selama berada di GAMAIS, membuat saya memiliki sebuah mimpi dan visi yang jelas dan sangat ingin saya wujudkan di masa kepengurusan GAMAIS ITB 2010. Bisa dibilang, itulah salah satu hal yang memotivasi saya untuk maju mencalonkan diri menjadi kepala GAMAIS ITB:

Agar dapat memberikan kontribusi terbaik saya saat ini melalui GAMAIS ITB

One thought on “[GAMAIS 2010] Road to G-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s