[GAMAIS 2010] Sektor Pergerakan : GAMAIS ITB yang aktif dan dinamis


Kajian Strategis

Perlu disadari, ekspektasi massa kampus terhadap GAMAIS sangatlah besar. Memang tidak jarang ada yang mengumpat atau menggerutu saat GAMAIS melakukan aksi penentangan terhadap suatu isu (misal: pornografi). Namun percayalah, akan jauh lebih banyak yang merasa kehilangan saat GAMAIS tidak mampu memberikan warna islami dalam menanggapi isu-isu tersebut.

Sebutlah isu Palestina. Pasti akan terdapat banyak orang yang merasa kehilangan saat GAMAIS tidak melakukan fungsi propagandanya dengan baik terkait hal tersebut, begitu juga dengan isu lain seperti bencana alam, moral, politik, dan lain sebagainya. Oleh karenanya GAMAIS yang salah satu perannya adalah sebagai corong opini, haruslah mampu menjalankan peran tersebut dengan baik.

Maka departemen Kajian Strategis (KajStra) diharapkan mampu menjadi corong opini tersebut bagi massa kampus pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. KajStra saat ini sebaiknya tidak hanya bersifat reaktif dalam menanggapi isu, namun juga proaktif dalam menyampaikan sebuah wacana. Misalnya saja jika bertepatan dengan hari guru, KajStra sebaiknya mampu mengoptimalkan momentum tersebut untuk penyampaian isu bernilai islami. Begitu juga dengan momentum-momentum lainnya. Sehingga pada akhirnya, GAMAIS ITB akan mampu menjadi referensi utama bagi massa kampus dalam menyikapi setiap isu yang ia dapatkan, dan merebaklah nilai-nilai kemuliaan islam dari sana.

KajStra juga berperan penting dalam menetapkan sikap GAMAIS ITB terhadap suatu isu atau wacana. Hasil dari KajStra akan menjadi input utama dan pertimbangan Kepala GAMAIS dalam menentukan sikap GAMAIS ITB. Kekuatan lembaga dalam menanggapi isu menjadi sangat penting jika dibandingkan dengan tidak mengambil sikap apa-apa. Kami berharap dengan keberanian GAMAIS ITB dalam menentukan sikap terhadap isu-isu strategis, dapat menjadikan GAMAIS ITB panutan dan referensi bagi lembaga kemahasiswaan yang lain.

Kami juga berharap KajStra dapat memberikan peranan penting dalam menumbuhkan budaya diskusi dan menulis di kalangan kader. Menginisiasi pembuatan blog, lomba blog dengan tema/ wacana tertentu, dan budaya kopi sore yang mungkin dapat berkolaborasi dengan unit kajian yang lain merupakan beberapa alternatif dalam menumbuhkembangkan budaya menulis dan berdiskusi di kalangan kader pada khususnya dan massa kampus pada umumnya.

Lebih jauh, kami berharap dengan merebaknya budaya tersebut, GAMAIS ITB dapat menjadi semakin produktif dalam menyampaikan opininya di media massa. KajStra diharapkan mampu memiliki jaringan kepada pihak media massa agar dapat mengoptimalkan fungsinya sebagai corong opini bukan saja di kalangan massa kampus, namun lebih dari itu: bagi masyarakat luas.

Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu poin dalam tridharma perguruan tinggi. Hal ini juga menjadi salah satu ruh bagi pergerakan lembaga kemahasiswaan, termasuk GAMAIS ITB. Saya berharap pengabdian masyarakat GAMAIS ITB dapat menjadi barisan yang cepat tanggap dalam menanggapi isu-isu sosial, sehingga islam dapat identik dengan karakter peduli dan memberi manfaat. Penanggapan isu-isu ini dapat berkoordinasi dengan KajStra dan Laskar GAMAIS dalam pelaksanaanya.

Selain itu, saya juga berharap PM di sini mampu jeli dalam melihat potensinya sebagai PM dari sebuah LDK. Saya melihat PM GAMAIS ITB memiliki potensi untuk berkolaborasi dengan PM di lembaga lain (misal: himpunan) khususnya dalam penanaman nilai-nilai islam. Misalnya saja, jika sebuah himpunan memiliki rumah belajar, kita dapat menawarkan program mengaji bagi anak-anak binaannya tersebut. Jika seperti itu, PM GAMAIS ITB dapat memberikan dampak yang signifikan dalam dakwah dan syiar dengan effort yang efisien.

Saya juga berharap PM GAMAIS ITB dapat memiliki suatu program pengabdian masyarakat yang stabil dan kontinyu, sehingga kader GAMAIS dapat belajar banyak dari program tersebut. Bahkan, dapat menjadi model sebuah program PM bagi lembaga kemahasiswaan yang lainnya.

Laskar GAMAIS

Pada awalnya Laskar GAMAIS ini bernama FORCE-T. Namun pada keberjalannya, kami merasa FORCE-T menjadi memiliki image yang kurang tepat. Laskar GAMAIS ini diharapkan mampu memberikan re-orientasi dan menjadi suatu komunitas “pasukan” cepat tanggap yang mampu menjadi contoh seorang kader yang militant dan memiliki kepemimpinan yang baik. Saya berharap Laskar GAMAIS ini juga menjadi komunitas bagi kader-kader terbaik di setiap wilayah (khususnya tingkat 1 dan 2).

Besarnya kewajiban juga harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas. Saya mengharapkan Laskar GAMAIS ini mendapatkan fasilitas berupa pelatihan yang mumpuni (misalnya setaraf LatPim). Sehingga pada akhirnya saya berharap lascar GAMAIS dapat menjadi wadah bagi tumbuhnya “The Next Leaders”. Dengan begitu, Laskar GAMAIS diharapkan memiliki bargaining position (daya tawar) yang baik bagi para kader.

One thought on “[GAMAIS 2010] Sektor Pergerakan : GAMAIS ITB yang aktif dan dinamis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s