.. novel padang bulan-cinta di dalam gelas ..


baru saja menyelesaikan buku novel terbaru dari Andrea Hirata, dwilogi Padang Bulan – Cinta di Dalam Gelas,,

menarik sekali menurut saya, karena untuk novel Padang Bulan, topik utama yang saya tangkap adalah tentang cinta. sedangkan di novel Cinta di Dalam Gelas, hampir selalu berputar tentang kopi dan catur. topik yang -menurut saya- sangat sederhana, namun disampaikan dengan sarat makna.

ya, banyak hikmah yang dapat kita ambil dari kisah-kisah ini. baik dalam alur cerita utamanya, maupun sisipan-sisipan yang dengan cerdas ditambahkan oleh sang penulis. dari novel ini…

saya belajar (lagi) tentang cinta, ketulusan yang luar biasa dari seorang suami kepada istri (bagaimana Zamzami hendak memberikan ‘kejutan’ yang sangat mengharukan untuk istrinya), dari seorang istri kepada suami (bagaimana kesetiaan Syalimah). seorang ayah kepada anak (ayah dari Maryamah yang bekerja keras untuk membelikan kamus bahasa Inggris misalnya), seorang ibu kepada anak, seorang anak kepada kedua orang tuanya. seorang kakak kepada adik-adiknya, dan adik kepada kakaknya. tentang cinta dan kesetiakawanan seorang sahabat kepada sahabatnya, baik dikala suka maupun duka.

seperti khas novel dari Andrea Hirata, sangat kental dengan aroma mimpi yang tinggi, kekuatan tekad yang dahsyat, kepercayaan yang lekat yang mampu membobol segala keterbatasan dan mengingkari segala tembok ketidakmungkinan. kerja keras yang tanpa kenal lelah dan putus asa untuk menggapai mimpi yang terpatri. kesan ini sangat melekat pada Maryamah terhadap ambisinya untuk menjadi tulang punggung keluarganya, minatnya kepada bahasa Inggris, dan obsesinya kepada catur.

Hujan membasahiku. Kurentangkan kedua tanganku lebar-lebar. Aku menengadah dan kepada langit kukatakan: Ini aku! Putra ayahku! Berikan padaku sesuatu yang besar untuk kutaklukkan! Beri aku mimpi-mimpi yang tak mungkin karena aku belum menyerah! Tak kan pernah menyerah. Takkan pernah! (Padang Bulan hal 254)

kepercayaan yang lekat dan kekuatan positif misalnya digambarkan dalam penggalan kalimat dari Maryamah:

“Tak selembar pun daun jatuh tanpa sepengetahuan Tuhan, Boi. Bagaimana keadaan kita sekarang, itulah yang diinginkan-Nya,”

atau pada paragraf ini:

Sekarang aku paham mengapa Detektif M Nur selalu gembira meskipun hidupnya susah. Kata kuncinya adalah bersyukur. Aku membenam-benamkan nasihat Detektif M. Nur ke dalam kalbuku agar selalu ingat.

dan tentang kerjasama tim. bagaimana Ikal, Detektof M. Nur, Jose Rizal, Giok Nio, Preman Cebol, GM Ninochka, Selamot, dan yang lainnya saling berjibaku untuk membantu Maryamah. Untuk sekedar memasukkan perasaan bahagia dalam hatinya. Untuk sekedar mengukirkan senyum di wajahnya.

Boi, apa pun yang akan terjadi besok, bagiku Maryamah sudah menang. Membayangkan Maryamah menjadi juara membuatku ingin menangis. Terima kasih telah mengajakku dan Jose Rizal dalam petualangan luar biasa ini.

Sahabatmu selalu

M. Nur dan Jose Rizal

banyak sekali hikmah yang bisa dipetik dari dwilogi novel ini. dibumbui dengan kejenakaan dan beberapa -yang menurut saya- ketidak pentingan dan ke’alay’an, membuat novel ini tidak menjenuhkan untuk dibaca.

novel yang layak direkomendasikan untuk menjadi salah satu variasi bacaan di antara berbagai genre buku sebagai gudang ilmu.

keep inspiring Andrea Hirata!^^

——————————————————————————————————

hikmah itu, tidak hanya tersebar dari buku-buku teori dan tidak hanya dapat dipetik dari kejadian aktual di dunia nyata

tapi hikmah juga terserak dalam setiap jenak mimpi, harapan, dan kisah fiktif yang diadakan.

karena seperti mimpi yang masih belum nyata, Kita pun dapat menyusun sendiri kisah fiktif kita,

menyusunnya dengan berkas-berkas cahaya yang penuh dengan hikmah-inspirasi bagi orang lain..

hingga kita melihatnya menyeruak nyata dalam setiap jengkal hidup kita.. ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s