.. zerbrechlich, aber stark ..


kita selalu dapat memandang dari berbagai sisi. seperti dandelion di atas, ia rapuh, tapi kuat
setidaknya terlihat kuat dari satu sisi

ia tidak sedang membohongi diri
walau pasti berat untuk menanggung kerapuhan itu sendiri
ia hanya berpikir bahwa sudut itu lebih baik bagi siapa saja yang melihatnya
begitulah komunikasi, kadang kental dengan asumsi…

——————————————————————–

dalam banyak hal, kita tidak bisa menunjukkan apa yang sebenarnya. bukan untuk berkata “kami tidak bisa ini dan ini”, tapi cukup mengatakan “kami cukup baik dalam hal itu dan itu”. karena dalam banyak hal, untuk kebaikan, tidak semua keresahan-kekhawatiran-kesedihan-kesengsaraan perlu diceritakan. karena kau hanya tidak ingin menularkan potensi pesimisme, namun kau hendak menyebarkan benih optimisme.

hehe, memang membingungkan komunikasi berdasar asumsi.

pernahkah kamu mencoba berkelit dengan dirimu sendiri? saat kau lemah kau bilang ‘tidak ada yang tidak mungkin’. saat kau rapuh kau berkata ‘akan ada pertolongan untukku’. saat kau sendiri kau bilang ‘memang beginilah, dan aku akan tegar meniti jalan ini’. padahal… itu semua tidak menghilangkan percayamu, tidak memadamkan harapmu, tidak sama sekali menggugurkan inginmu. bahwa ia nya akan tetap setia membersamaimu.

hehe, memang kadang membingungkan komunikasi berdasar asumsi. ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s