banggakah aku dengan label itu?


catatan seorang mahasiswa -7 januari 2011-

dua hari terkahir mendapatkan pesan yang relatif sama. jadi pengen menuliskannya, hehe.

kita semua pasti tahu lah ya sama yang namanya “kekuatan merk”? ya, sebenernya sederhana sih. kalo ada air putih dikemas dengan merk “aqua” yang awalnya ga berharga, bisa jadi berharga. bahkan seliternya bisa mendekati harga bensin! atau misalnya produk fashion seperti baju, jaket, atau sepatu. kalo uda ada lambang “nike” atau “adidas”nya pasti harganya bisa berkali-kali lipat lebih banyak. kerennya, kebanyakan orang menerima dan mau membayarnya karena ‘merk’ itu.

terus maksudnya apa? yap! bener banget. hal yang sama juga dapat terjadi kepada manusia. termasuk juga kepada kita, mahasiswa. kenapa coba mahasiswa identik dengan elemen yang dekat dengan rakyat, peduli pada nasib rakyat, dan mampu membela aspirasi rakyat? sedikit banyak, karena “label” mahasiswa memang sudah identik dengan itu. bisa jadi karena fenomena historis mahasiswa itu sendiri. yang sebegitu kuatnya, menjadi karakter yang melekat pada ‘status’ mahasiswa.

lebih dari itu, begitu juga dengan label “ITB” di belakang status kita sebagai mahasiswa. bagaimanapun “mahasiswa ITB”, “KM ITB”, atau “GAMAIS ITB”, memiliki bargaining position yang tinggi sejak awal, bahkan tanpa perlu membuktikannya dengan banyak upaya. secara historis memang ITB selalu menjadi leader bagi orang-orang di sekitarnya. oleh karenanya ekspektasi orang lain kepada kita pun menjadi jauh lebih tinggi, bahkan seringkali melampaui bagaimana kita memandang kapasitas diri kita sendiri.

yah, pada akhirnya, menurut saya hal tersebut sudah “given”. kita ga bisa bilang mereka yang berekspektasi yang salah. kita hanya perlu menjawabnya dengan membuktikan bahwa kita mampu menjawab ekspektasi itu. kita benar-benar bisa menjadi leader bagi orang-orang di sekitar kita, orang yang paling bisa diandalkan, orang yang sangat dipercaya dan diakui kebermanfaatannya.

terlepas dari itu semua, sangat banyak “label” yang melekat pada diri kita sendiri. sebagai mahasiswa, mahasiswa ITB, organisasi di ITB, sebagai anak, sebagai alumni ini, sebagai lulusan itu, dan lain sebagainya. saya percaya, pada suatu saat nanti kita harus mampu mempertanggungjawabkan itu semua. mempertanggungjawabkan untuk apa ilmu yang kita dapat, untuk apa harta yang dititipkan pada kita, dan bagaimana kita menjawab berbagai amanah yang diembankan pada kita.

maka, apa kita masih santai-santai saja dengan segala pembebanan amanah itu? atau lebih parah lagi, sekedar berbangga diri tanpa tahu hakikat diri???

untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater
Merdeka!

^^

3 thoughts on “banggakah aku dengan label itu?

  1. baru menemukan tulisan “sejujur”ini,banyak tulisan serupa tapi kebanyakan hanya didasarkan pada :”ternyata kita bagian dari sebuah kampus yang megah,kita wajib bersyukur !”

    Just it,lantas apa? sebagai mahasiswa dari kampus yang tidak terlalu besar dan jauh dari ibu kota,kadang saya atau orang2 yang bernasib sama dengan saya,beranggapan bahwa mereka yang belajar di kampus mewah dan di kota dengan akses super cepat,hanya sedang beruntung. Tapi setelah membaca tulisan ini,sy menemukan sesuatu yang lain,Sebuah pengakuan bahwa “label” itu bukan hny sesuatu yg harus disyukuri tp juga sebagai bentuk remainded. regrads,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s