(asumsikan) semua baik-baik saja :)


pukul 02:05, kondisi: ngantuk tapi ga bisa tidur. bingung. dan bingung kenapa bingung. hehe

***

sebenarnya benda apa sih yang namanya “sedih”? bentuknya kaya gimana? warna apa? bisa dilihat kah? bisa diraba kah? hmm.. apapula itu yang namanya “benci”? sama abstraknya dengan pertanyaan sebelumnya..

yah apapun itu,

kita pasti pernah merasakannya. setiap kita pasti pernah merasakannya.

dan saat kau sedih, seringkali kau tahu bahwa sedihmu bisa memberikan pengaruh bagi orang lain. seringkali sedihmu membawa sedih pula untuk orang lain. tapi jangan tanya kenapa “sedih” yang masih abstrak tadi bisa memiliki media transfer yang entah apa untuk menularkannya pada yang lain. jangan tanya saya tentang itu, karena saya tidak tahu. dan untuk saat ini, tidak berminat untuk cari tahu.

yang saya pahami, jika memang sedihmu bisa berpengaruh buruk bagi orang lain, terlebih orang yang kamu sangat peduli dengannya. kau akan memilih untuk tidak sedih. minimal tidak menunjukkan kesedihan itu. kau akan membuat seolah semua baik-baik saja.

bisa jadi itu strategi berdasar asumsi. cuma niatnya baik. dan semoga niat baik itu bisa tersampaikan dan berdampak dalam bentuk senyuman untuk orang itu. bagaimana mungkin? ah bagi saya mungkin saja, karena biar malaikat yang menyampaikannya. hehe

#tetaptersenyumlah.agarmenjadimudah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s