.. “godaan” pilihan ..


Bismillah.. Mulai bertekad untuk secara reguler menuangkan apa yang ada dalam lintasan pikiran ke dalam barisan kata-kata. Tujuan utamanya untuk menjadi refleksi bagi diri sendiri. Lebih dari itu, semoga bisa menjadi inspirasi bagi siapapun yang membacanya. Aamiin..

Hari ini, Kamis, 5 Januari 2012. hari ke-5 dari sekitar 120 hari yang sangat menentukan di tahun ini. 120 hari itu maksudnya adalah 4 bulan. Dan buat saya, 4 bulan pertama di awal 2012 merupakan bulan-bulan krusial. Tapi tulisan ini tidak akan membahas tentang “krusial-itas” itu. hehe..

Siang tadi saya tidak sengaja bertemu dengan kakaknya ayah saya. Saya memanggilnya “ua”. Sepertinya ini panggilan bagi suku sunda kepada kakak dari orang tua. Ketidak sengajaan ini kemudian berhasil membuat saya berpikir lebih jauh tentang 1 topik: pilihan masa depan (tsah!)

Sebenarnya ga segitunya sih, tapi beneran momen siang tadi dengan sangat halus dapat mengarahkan saya berpikir lebih jauh menembus batas rutinitas dan target berjangka yang sudah dicanangkan saat ini.

Banyak topik yang diperbincangkan, hingga tiba di satu topik percakapan yang kurang lebih seperti ini:

“Adjie sekarang udah tinggal tugas akhir aja ya?”
“iya ua, insya Allah april ini udah bisa diwisuda” (sambil deg-degan ngomongnya.hehe.padahal dalem hati teriak:AAMIIIN!!!)
“wah bagus tuh. Adjie tuh jurusan apa ya?”
“Teknik industri ua..”
“oh..bisa dong kalo gitu masuk perbankan”
“iya bisa banget ua, kalo dari TI sih banyak yang masuk perbankan, karena sedikit banyak belajar finansial juga”
“ya atuh gampang kalo gitu. Dari sekarang atuh ngobrol sama ua, nanti kan bisa ua bantu. Walau uda pensiun, ua masih bisa lah bantu Adjie”
“hehe..iya ua..cuma sekarang masih belum mutusin abis wisuda akan gimana. Sebenarnya pengen bisnis sambil S2. tapi masih pengen ngambil MBA nya di luar negeri juga..”
“iya lah kalo ITB mah gampang..kalo di perbankan tuh enak, beneran deh. Gaji besar, bonus macem-macem. Pinjaman bisa 0%, mobil dinas, rumah dinas, dll. Wah pokoknya terjamin deh”
“hoo..gitu ya..emang gaji fresh graduate berapa sih ua kalo di perbankan?”
“ya sekitar 5-8 juta per bulan. Itu juga belum termasuk bonus-bonus yang banyak banget”
“oo.. Iya lumayan besar juga sih ya ua.. Ya cuma itu sih, saya masih pengen S2 sama bisnis..”
“wah kalo S2 di luar lebih gampang, bahkan bisa dibiayai penuh sama perusahaan..”
“oh bener2 dibiayain seluruhnya?”
“iya..apalagi kalo ITB, pengen S2, dan prestasinya bagus..”
…dst

Hmm.. Dialog tadi jadi cukup membuat mikir. Hidup itu memang pilihan ya.. Gaji? Nilai segitu masih debatable untuk dibilang “besar”, bonus? Ya kurang lebih lah.. Tapi beasiswa full S2 di universitas luar negeri? Menarik juga ya.. Apalagi kalo abis selesai S2 nya langsung resign dari kerjaan (*ga tau diri). Uda dapet beasiswa, dapet modal bisnis dari gaji, CV pengalaman kerja, dan tentu aja network ..

Memang ini bukan pertama kalinya ditawarin kerja di perbankan. Sebelumnya juga sempat ditawarin langsung kerja di salah satu perbankan syariah. Tapi.. Ya setiap kita punya mimpi, obsesi, cita-cita tertinggi untuk amal terbaik hidup kita. Saya percaya skenario Allah adalah yang terbaik. Dan tentu saja, senantiasa belajar, open mind, dan berdoa (istikharah) dalam setiap pengambilan keputusan penting menjadi solusi terbaik.

Karena yang sebenarnya dikejar tentu saja adalah besaran kebermanfaatan dari aktivitas yang dilakukan, agar bagaimana setiap keputusan menjadi jalan terbaik untuk menuju ridho Allah swt, agar setiap langkah senantiasa dalam kerangka dakwah menegakkan risalah. Sehingga sekalipun tidak pernah merasakan ujungnya, jikalau langkah terhenti di tengah perjalanan, andai nyawa tak sampai, semoga niat mulia sudah menempatkan diri di titik terakhir kemuliaan. aamiin..

Pada batas ini saya percaa, ‘ahlamul yaum, haqa-iqul ghad’, mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari. tapi saya juga teringat dengan kata-kata Al Ghazali rahimahullah:

“Jangan gantungkan bangunan hidupmu pada khayalan yang tidak nyata. karena sikap seperti ini tidak membawa keuntungan apa-apa untukmu. sesungguhnya masa sekarang yang dekat inilah, yang benar-benar ada di hadapanmu. jiwamu kini ada di bawah kendali. situasi yang menawarkan banyak harapan itu menyelimutimu itu ada pada saat ini. itulah pilar-pilar yang bisa menopang masa depanmu. tidak ada tempat untuk berlambat-lambat atau menunggu”

seperti penggalan kalimat manusia agung Rasulullah saw yang menggetarkan: ‘madha ahdun naumi ya khadijah’, sudah lewat waktu untuk tidur wahai Khadijah

jadi, mari bekerja!🙂

“Manusia terbaik di antara kamu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” “Yang paling baik di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling taqwa” Sociopreneur | technopreneur | entrepreneur | consultant | pejabat publik | inspirator

4 thoughts on “.. “godaan” pilihan ..

  1. Keren euy🙂
    bener djie.. dunia pasca kampus beda banget.. sudah banyak jalan yg terbentang, dan kita berhak untuk memilih.. tentunya untuk kebermanfaatan ummat.
    amiiin😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s