Posted by: adjiewicaksana | October 22, 2009

.. jikalah pada akhirnya ..

cara pandang

waktu mengajari kita banyak hal
mendewasakan kita dengan berbagai caranya
kadang menyakitkan, kadang menyenangkan
tapi ku yakin Allah tahu bagaimana cara terbaik dalam mentarbiyah kita

kadang kita tersungkur dalam dan merasakan pahitnya
semata untuk dapat mensyukuri indahnya berada dalam cahaya
dan waktu mengajari kita untuk bersyukur, untuk bersabar
untuk terus berusaha menggapai asa
untuk terus mencari dan mencoba memetik sendiri hikmah itu
atau menghimpun kembali hikmah yang terserak
untuk kemudian kita rangkai menjadi untaian kisah indah

semua yang terjadi pada kita, sungguh tidak ada yang sia-sia
karena aku yakin. karena aku percaya
ini hanya tentang cara pandang kita
bagaimana memaknai hidup

jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.

jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa tidak dinikmati saja,
sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.

jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.

jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
sedang menahan diri adalah lebih berpahala.

jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
sedang taubat itu lebih utama.

jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.

jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna

jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.

suatu hari nanti,
saat semua telah menjadi masa lalu
aku ingin ada di antara mereka
yang bertelekan di atas permadani
sambil bercengkerama dengan tetangganya
saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu
hingga mereka mendapat anugerah itu..

“maka bersegeralah kamu kepada ampunan Allah..”
semoga kita senantiasa dapat menjalaninya bersama dengan keberkahan-Nya..
mencoba menata lagi struktur cinta dalam hati..
karena ku tahu pasti, semua akan berujung indah..
maka aku hanya harus percaya..dan selalu menyukurinya..
kamu juga..

^^

~ kamar kosan.saat hujan.sendirian di keramaian~

Posted by: adjiewicaksana | August 25, 2009

tentang cahaya (7)

Jika saja itulah kau..
karena kau menenangkan resahku..
seperti malam.. setia menaungi jiwa-jiwa yang kembali,
di dalam sunyi, ia menemani,
berhias taburan bintang gemintang,
berusaha membersitkan senyum bagi jiwa yang tak lagi pulang,
agar di tiap awal hari, selalu tertegak menyambut pagi,
bersiap menjadi inspirasi bagi penduduk bumi..
Jika saja itulah kau..
karena kau menerangi jenak-jenak waktuku..
seperti cahaya.. yang memberi rupa,
menjadi penunjuk arah bagi sang pengelana,
menjadi bukti bagi hati yang mencari kebesaran Ilahi,
ia merona dalam spektrum warna,
menyesakkan rasa dengannya,
melapangkan dada dengan titah senyumnya,
dan manjakan karsa dengan gores syairnya..
Jika saja itulah kau..
karena kau menginspirasi cara pandangku..
seperti pelangi..yang mewarni memecah monotonnya hari,
kau berkata: “apa yang dapat diharapkan dari kemonotonan?”
maka kau robek senja untuk memberi nuansa,
kau dobrak dinding yang tinggi,
agar kau saksikan dunia dari lain sisi,
dengan itu kau cairkan hati yang beku,
kau perlunak hati yang membatu,
lalu kau alirkan sejuk dengan tutur-raut selembut salju..
Jika saja itulah kau..
karena kau mengajariku untuk percaya..
seperti rembulan.. yang indah benderang,
senantiasa mendampingi bumi,
tetap membersamai di siang dan malam hari..
ia setia, walau kadang terlupa..
juga seperti bintang.. yang anggun berkelip,
walau ia jauh -sangat jauh-, tak kuragukan keteguhannya,
dalam memancarkan sinarnya bagi semesta,
menyelip tegar dalam taburan sesamanya,
menggoreskan senyum bagi pengagum malam..
ia tak terlupa, tapi tak terbaca..
Jika saja itulah kau..
maka kau adalah malam yang menaungi..
maka kau adalah cahaya merupa warna..
maka kau adalah pelangi menuansa hari..
maka kau adalah rembulan yang mendampingi..
maka kau adalah bintang terang penghias malam..
dan karenanya kau berarti.sangat berarti..
maka tetaplah begitu.. tanpa terbatas waktu..n_n
~ocha upil, met milad yang ke-20 ya..
semoga segala yang terbaik selalu membersamai kamu..amin!!^^~

Jika saja itulah kau..

karena kau menenangkan resahku..

seperti malam.. setia menaungi jiwa-jiwa yang kembali,

di dalam sunyi, ia menemani,

berhias taburan bintang gemintang,

berusaha membersitkan senyum bagi jiwa yang tak lagi pulang,

agar di tiap awal hari, selalu tertegak menyambut pagi,

bersiap menjadi inspirasi bagi penduduk bumi..

Jika saja itulah kau..

karena kau menerangi jenak-jenak waktuku..

seperti cahaya.. yang memberi rupa,

menjadi penunjuk arah bagi sang pengelana,

menjadi bukti bagi hati yang mencari kebesaran Ilahi,

ia merona dalam spektrum warna,

menyesakkan rasa dengannya,

melapangkan dada dengan titah senyumnya,

dan manjakan karsa dengan gores syairnya..

Jika saja itulah kau..

karena kau menginspirasi cara pandangku..

seperti pelangi..yang mewarni memecah monotonnya hari,

kau berkata: “apa yang dapat diharapkan dari kemonotonan?”

maka kau robek senja untuk memberi nuansa,

kau dobrak dinding yang tinggi,

agar kau saksikan dunia dari lain sisi,

dengan itu kau cairkan hati yang beku,

kau perlunak hati yang membatu,

lalu kau alirkan sejuk dengan tutur-raut selembut salju..

Jika saja itulah kau..

karena kau mengajariku untuk percaya..

seperti rembulan.. yang indah benderang,

senantiasa mendampingi bumi,

tetap membersamai di siang dan malam hari..

ia setia, walau kadang terlupa..

juga seperti bintang.. yang anggun berkelip,

walau ia jauh -sangat jauh-, tak kuragukan keteguhannya,

dalam memancarkan sinarnya bagi semesta,

menyelip tegar dalam taburan sesamanya,

menggoreskan senyum bagi pengagum malam..

ia tak terlupa, tapi tak terbaca..

Jika saja itulah kau..

maka kau adalah malam yang menaungi..

maka kau adalah cahaya merupa warna..

maka kau adalah pelangi menuansa hari..

maka kau adalah rembulan yang mendampingi..

maka kau adalah bintang terang penghias malam..

dan karenanya kau berarti.sangat berarti..

maka tetaplah begitu.. tanpa terbatas waktu..

Posted by: adjiewicaksana | August 24, 2009

… ……

hari ini, senin 24 agustus 2009..

ga tau kenapa rasanya capeee banget..

bukan cape fisik, tapi cape hati..

mau ngapa2in rasanya susah buat konsentrasi

ga bisa fokus

hati rasanya sesakk banget..dan lama..

bahkan titahnya tak membuat lapang

dan deja vu acara memperparah sempit

..jadi pengen acuh..tapi ga bisa..

..ingin peduli tapi tak berdaya..

apa iya?hari esok tak akan pernah sama?

Posted by: adjiewicaksana | June 15, 2009

ttg cahaya (5)

wish_upon_a_star_by_cryssielyn3

mana yang kau pilih?

menjadi bulan yang indah benderang
atau bintang yang anggun berkelip?

bulan,tak sehebat bintang
ia tak memancarkan sinar

namun..
aku hanya ingin tak peduli

karena aku tahu
bulan selalu menemani bumi
tetap membersamai di siang dan malam hari
ia setia, walau kadang terlupa

dan keindahannya di langit malam
begitu ampuh menghapus kelam

namun..
aku hanya ingin tak peduli

karena sekalipun bintang terlihat kecil
aku pun tahu
pesona dan kehebatannya tak tertandingi

walau ia jauh -sangat jauh-, tak kuragukan keteguhannya
dalam memancarkan sinarnya bagi semesta
menyelip tegar dalam taburan sesamanya
menggoreskan senyum bagi pengagum malam
ia tak terlupa, tapi tak terbaca

maka yang manapun yang kau pilih
aku..
hanya ingin tak peduli

karena aku percaya.hanya ingin percaya

Posted by: adjiewicaksana | June 11, 2009

InTechno2008

Alhamdulillah, InTechno2008 telah sampai pada akhir rangkaian acara. InTechno2008 terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu talkshow, supercamp, dan kunjungan industry.

Talkshow ini bertemakan Burn Your Innovation, dengan mengundang Bapak Sugiharto (mantan menteri BUMN) dan kak Dwi Arianto (entrepreneur muda) sebagai pembicara, dan dimoderatori oleh kak Leonardo (TI 2004). Acara ini berlangsung pada 25 April 2009 bertempat di RSG planologi, dan sekaligus sebagai opening dari rangkaian acara InTechno2008. Talkshow ini dihadiri oleh 55 orang peserta.

Rangkaian kedua adalah SuperCamp. DSC01076

DSC00944

DSC00925

DSC01100

Acara ini berlangsung pada tanggal 30 Mei s.d 1 Juni 2009. SuperCamp ini terdiri dari beberapa acara, yaitu materi, outbond, pentas seni, teknologi terapan, dan lain sebagainya. Bertempat di Komplek At-Taqwa KPAD Bandung, acara ini dihadiri oleh total 32 peserta, dengan 22 ikhwan dan 10 akhwat.

Sebagai penutup rangkaian acara, diadakan Kunjungan Industri.

DSC01122

DSC01133

DSC01142

DSC01193

2 bus diberangkatkan dari Masjid At-Taqwa sekitar pukul 06.30 hari Senin, 1 Juni 2009. Diikuti oleh 66 peserta ditambah 6 orang panitia, kedua bus berangkat mengunjungi pabrik Indofood di Karawang dan pabrik industry kimia NALCO di Bogor. Acara ini berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 dan bus tiba di Bandung sekitar pukul 22.00.

Semoga seluruh rangkaian acara di atas mampu memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi peserta serta diiringi keberkahan dari Allah SWT. Semoga tema yang diusung acara ini, yaitu “Accelerate Yourself to be a Great Muslim Engineer” dapat terinternalisasi bagi semua elemen yang terkait.

Semoga program dakwah ini tetap berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya dengan konsep dan pelaksanaan yang lebih baik lagi.amin.

COMING SOON!!!

InTechno2009

Older Posts »

Categories